Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah, mengingatkan tentang pentingnya mempunyai Kartu Identitas Anak (KIA), pada saat mengunjungi sekaligus menyerahkan Kartu Identitas Anak (KIA) di Posyandu Keluarga Silaturahmi, Desa Bontokape, Kecamatan Bolo. Kab Bima, Sabtu (25/12/2022).
Dalam kesempatan ini, Ummi Rohmi memaparkan tentang pentingnya Kartu Identitas Anak (KIA). “Ini merupakan identitas yang wajib dimiliki setiap anak agar bisa mengakses pelayanan publik secara mandiri, adapun KIA ini terbagi menjadi dua. Yaitu KIA untuk anak usia 0 hingga 5 tahun yang tak perlu menyertakan foto, dan KIA untuk anak usia di atas 5 tahun dan di bawah 17 tahun yang menggunakan foto,” jelasnya.
KIA diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten/Kota atau Unit Pelaksana Teknis Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, bagi anak yang berusia kurang dari 17 tahun dan belum menikah.
Syarat mengurus KIA sejatinya telah tercantum dalam Permendagri Nomor 2/2016. Namun sejumlah persyaratan dan alurnya kini lebih dimudahkan. “Syaratnya mudah, yakni dengan cukup membawa KTP orangtua (asli), Kartu Keluarga atau KK (asli), dan Foto anak ukuran 2 x 3 untuk KIA 5-17 tahun,” katanya.
Sementara, untuk anak usia 0-5 tahun, cukup dengan didaftarkan ke dinas dukcapil dengan membawa KK orang tua. KIA pun akan dibuatkan secara bersamaan dengan akta kelahiran.
Rangkaian selanjutnya, Ummi Rohmi dan rombongan mengunjungi SMAN 1 Bolo untuk menyerahkan langsung KTP El kepada siswa-siswi yang sudah melakukan perekaman dan meninjau Aksi Bakti stunting mengumpulkan telur dari siswa.
Pada kesempatan ini, Ummi Rohmi mengingtkan kepada siswa harus memiliki pemahaman yang benar tentang lingkungan dan di mulai dari sekolah, siswa harus bisa sebagai agen perubahan untuk lingkungannya. “Kita harus bisa menjaga lingkungan kita sendiri terutama di are sekolah supaya sekolah kita ini bersih nyaman dan bebas dari sampah dan saya mengucapkan terimakasih kepada siswa semuanya yang telah peduli mengenai masalah stunting, walaupun uang belanjanya tidak seberapa tapi rela untuk menyumbangkannya untuk saudara atau adik-adik kita yang terkena stunting,” pungkasnya.





