Desa dan Kelurahan di Provinsi NTB, kembali tampil dalam ajang Lomba Desa dan Kelurahan (LOMDESKEL) tahun 2023 tingkat Nasional. Kali ini, diwakili oleh Desa Semparu Kopang Lombok Tengah dan Kelurahan Lewirato Mpunda Kota Bima, pada tahapan Pemaparan Calon Juara LOMDESKEL 2023, di Ruang Rapat Paramanandan Ditjen Bina Pemdes Kemendagri.
Tampil percaya diri, Kepala Desa Semparu, Lalu Ratmaji Hijrat, dihadapan Tim Penilai, Rabu (9/8/2023), memaparkan beragam inovasi dalam tata kelola pemerintahan, kewilayahan, dan kemasyarakatan.
“Beragam inovasi kami laksanakan. Tentu berdasarkan potensi dan pemetaan permasalahan di Desa Semparu,” katanya.
Dalam hal pengelolaan sampah misalnya. Pemerintah Desa Semparu membangun pengolahan sampah dengan sistem 3R (Reduce, Reuse, Recycle), merupakan metode penanganan sampah yang terdiri dari tiga unsur yaitu, mengurangi, menggunakan ulang dan mendaur ulang sampah.
Pemerintah Desa, lanjut Ratmaji, aktif memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pengolahan sampah dengan tepat. Salah satunya dengan cara mengharuskan warga desa membawa sampah dari rumah masing-masing saat hendak mengurus administrasi di desa untuk diolah pada tempat pengolahan sampah setempat. Dengan begitu sampah di lingkungan perumahan warga menjadi berkurang. “Warga desa yang mengurus keperluan administrasi di desa, mereka kita haruskan membawa sampah non organik dari rumahnya masing-masing. Ini cara kami melakukan edukasi kepada warga,” jelasnya di depan Tim Penilai yang terdiri dari jajaran Ditjen Binas Pemdes Kemendagri, Kementerian PMK, Kemendes PDTT, dan sejumlah Guru Besar beberapa Universitas.
Selain itu, untuk meningkatkan literasi masyarakat, Pemerintah Desa Semparu, kata Ratmaji, juga memiliki program Perpustakaan Desa Inklusi, yang memiliki Perpustakaan Keliling.
“Alhamdulillah program dan kegiatan Perpustakaan Desa ini, sudah dua kali mendapatkan juara pertama lomba Perpustakaan Desa Tingkat Nasional, yakni pada tahun 2021 dan 2022,” katanya.
Untuk kegiatan kemasyarakatan dan budaya, Ia menjelaskan, Desa Semparu memiliki kegiatan rutin “Sambang Warge” untuk menyerap aspirasi dan mediasi jika ada permasalahan warga. ” Kami pun punya kegiatan Kelas Nembang, yang dilalsanakan oleh Lembaga Adat, dengan peserta dari pemuda setempat. Tujuannya untuk pelestarian adat nembang dan membaca aksara Sasak yang ada di lontar. Ini kami hajatkan agar tradisi dan udaya asli seperti Nembang dan aksara Sasak, dapat terus lestari,” pungkasnya.
Perwakilan Provinsi NTB lainnya, yakni Kelurahan Lewirato Kecamatan Mpunda Kota Bima pun, tak kalah apik dalam memaparkan inovasinya.
Lurah Lewirato, A. Munir Hariaddin, S.Pd., dalam pemaparannya di hadapan Tim Penilai, pada Jumat (11/8/2023), menyampaikan berbagai capaian program dan inovasi, diantaranya inovasi dalam administrasi persuratan dan layanan Adminduk melalui Aplikasi Layanan Surat Mandiri, capaian bidang kesehatan dengan penurunan angka stunting melalui kerjasama dengan mitra strategis, dan inovasi Koperasi Syariah sebagai upaya dalam peningkatan perekonomian masyarakat.
“Selain itu, dalam bidang kemasyarakatan, kami melakukan pengembangan program ketahanan pangan melalui Dasa Wisma yang ada, dengan penanaman sayuran yang bernilai gizi tinggi serta memiliki nilai ekonomi,” paparnya.
Untuk penerapan hasil Teknologi Tepat Guna (TTG), lanjutnya, saat ini juga telah dikembangkan inovasi Maxtrom, bekerjasama dengan Posyantek Kota Bima. “Hasilnya, berupa alat yang mampu memberi manfaat hemat daya listrik. Dan inovasi ini pun sudah diujicoba dan diterapkan,” pungkas Munir.
Lomba Desa dan Kelurahan di tingkat regional, dilaksanakan melalui empat tahap, yakni tahap administrasi, klarifikasi lapangan, pemaparan calon juara, dan tahapan penetapan calon juara.
Desa Semparu dan Kelurahan Lewirato yang tergabung di Regional IV, akan bersaing dengan 2 desa dan 2 kelurahan lainnya, untuk meraih hasil terbaik.
Turut mendamping pada kesempatan tersebut diantaranya Wakil Bupati Lombok Tengah, Walikota Bima, Kepala DPMPD DUKCAPIL Prov NTB, Camat Kopang, Camat Mpunda, Ketua TP PKK, serta Ketua BPD dan Ketua LPM.



