Pemerintah Kota Bima terus menggesa penciptaan dan pengembangan inovasi. Langkah ini, menurut Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE., dilakukan dengan mendorong Perangkat Daerah dan masyarakat menciptakan berbagai inovasi dalam pelayanan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Salah satu inovasi yang kami kembangkan adalah SIMATIK, atau Sistem Manajemen Administrasi dan Informasi Kelurahan. Melalui inovasi ini, Big Data tentang kondisi riil masyarakat, akan menjadi dasar untuk penyusunan program pembangunan daerah, sehingga lebih transparan, akuntabel, efektif dan efisien” paparnya.

Hal ini ia sampaikan saat menerima Tim Penilai Klarifikasi Lapangan Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Regional IV Ditjen Bina Pemdes Kemendagri, Jumat (14/7/2023) di Kantor Kelurahan Lewirato Kecamatan Mpunda Kota Bima.

Pengembangan inovasi oleh Perangkat Daerah Pemkot Bima, lanjutnya, dilaksanakan di seluruh jenjang, sampai Pemerintah Kelurahan.

“Misalnya di Kelurahan Lewirato ini, ada inovasi Aplikasi Layanan Surat Mandiri, berbasis android, yang akan memudahkan masyarakat untuk mendapatkan layanan dimana saja dan kapan saja. Dan berbagai inovasi lainnya dalam bidang ekonomi dan kemasyarakatan,” katanya.

Untuk itu, lanjutnya, Kelurahan Lewirato siap menjadi yang terbaik di tingkat nasional

Koordinator Tim Penilai, Harliandi Mulyajaya, S.Pd., MSi, pada kesempatan tersebut, memberikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kota Bima dalam menggesa beragam inovasi, dalam pelaksanaan program pembangunan.

“Dari penyampaian pak Walikota dan dokumen administrasi yang telah diserahkan, kami melihat komitmen jajaran Pemerintah Kota Bima untuk terus berkreasi dan berinovasi dalam pelaksanaan program pembangunan,” katanya.

Kelurahan Lewirato sendiri, lanjutnya, dari beragam inovasi yang dipaparkan, telah menunjukkan bukti nyata komitmen dan kreatifitas, dalam melaksanakan program di bidang pemerintahan, kewilayahan, dan kemasyarakatan.

Namun ia mengingatkan, yang terpenting lagi adalah keberlanjutan dari setiap inovasi dan kreatifitas yang digagas. “Keberlanjutan dan pengembangan secara konsisten tiap inovasi, harus juga menjadi perhatian utama. Sehingga akan dapat dipastikan seluruh program pembangunan akan responsif dan adaptif terhadap dinamika permasalahan dan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Lomba Desa dan Kelurahan, lanjutnya, menjadi bagian penting dalam proses pembinaan dan pengawasan pelaksanaan pembangunan di daerah.

“Kemendagri sendiri, melalui moment LOMDESKEL ini, sesungguhnya melaksanakan peran untuk BINWAS pembangunan daerah, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, monev, sampai pada bagaimana kreatifitas Pemda, untuk menggali potensi dan pemberdayaan masyarakat,” pungkasnya.

Seusai pemeriksaan administrasi, Tim Penilai meninjau sejumlah lokasi pelaksanaan inovasi, seperti Lokasi Dasawisma, Koperasi Syariah, Pengembangan UMKM, dan lokasi pengembangan Teknologi Tepat Guna.

#ntbgemilang

#dpmpddukcapil

#desamembangunntbgemilang

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *