Rangkaian Kunjungan Kerja Wakil Gubernur NTB, Dr.Hj.Sitti Rohmi Djalilah, kembali mengunjungi Posyandu Keluarga. Kali ini, Wagub datang ke Posyandu Keluarga Beringin Jaya Desa Semamung Kecamatan Moyo Hulu Kabupaten Sumbawa. Jum’at (23/12/2022).
Dalam kunjungannya kali ini, Ummi Rohmi mengajak semua pihak untuk berkolaborasi menekan angka stunting di NTB. Kepada seluruh peserta posyandu, ia menyampaikan bahwa, Stunting bukan aib, stunting juga bukan penyakit berbahaya yang membuat keluarga panik berlebihan.
“Stunting ini masalah gizi, bukan aib, ibu-ibu jangan hawatir berlebihan, yang penting anak-anak kita dikasih protein hewani, seperti telur. Namun stunting tidak boleh disepelekan, tidak boleh di anggap enteng. Karena stunting dapat mengganggu pertumbuhan anak, penderita stunting juga rentan terhadap penyakit hingga memiliki tingkat kecerdasaan di bawah rata-rata,” katanya.
Untuk Desa Semamung sendiri, Ummi Rohmi memberikan apresiasi, karena keberhasilan dalam program kesehatan.
“Alhamdulillah di Desa Semamung ini, angka stunting nol, angka kematian Ibu dan Anak juga nol. Ini menunjukan seluruh elemen masyarakat di Semamung sudah solid dan kompak, untuk mewujudkan Desa Semamung yang sehat dan sejahtera,” ungkapnya.
Seusai mengunjungi Desa Semamung, Wagub dan rombongan melanjutkan kunjungan ke SMAN 1 Sumbawa, untuk meninjau langsung perekaman KTP El, kepada siswa-siswi yang telah berusia 17 tahun dan aksi bakti stunting dari siswa.
Dalam kesempatan ini Ummi Rohmi kembali menekankan tentang pentingnya untuk berkolaborasi dan berkomitmen penuh mewujudkan lingkungan yang lestari di NTB.
“Allhamdulilah saya liat di SMA 1 Sumbawa ini sekolahnya bersih dan asri, saya yakin siswa-siswi ini pasti sudah paham tentang lingkungan, dan saya mengucapkan terimakasih setinggi-tingginya kepada anak-anak ku semuanya atas kepedulian nya terhadap stunting, walaupun uang belanjanya tidak seberapa tetapi bisa peduli untuk menyumbangkan uang belanja demi adik-adik kita yang terkena stunting,” ungkapnya
Masalah pelestarian lingkungan ini pun, khususnya penanganan sampah yang terpadu, menjadi penegasan utama Wagub saat meninjau TPS3R Sepakat Kecamatan Plampang.
“TPS3R ini harus bekerjasama dengan bank sampah dan terpadu serta kolaborasi dengan semua pihak, karena sampah yang datang akan semakin banyak tiap harinya kalau tidak di kelola dengan baik bakalan numpuk. Sehingga TPS3R ini harus bekerja sama dengan bank sampah supaya sampah-sampah yang ada disini dapat tercover dengan baik. Saya juga minta kepada Kepala Desa dan Camat untuk kita bersama-sama mengawal dan mensuport ini semua demi mewujudkan NTB zero waste khususnya Kabupaten Sumbawa,” pungkasnya.







